Menjaga kesehatan gigi hewan peliharaan sering kali terabaikan, padahal kesehatan gigi yang buruk dapat menyebabkan berbagai masalah, mulai dari bau mulut hingga infeksi serius yang mempengaruhi organ lain seperti jantung dan ginjal. Oleh karena itu, pemilik hewan harus rutin merawat gigi peliharaan mereka agar tetap bersih dan sehat. Dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang Tips menjaga kesehatan gigi hewan peliharaan.
Mengapa Perawatan Gigi Penting?
Sama seperti manusia, anjing dan kucing juga bisa mengalami masalah gigi dan gusi jika tidak dirawat dengan baik. Beberapa masalah umum yang bisa terjadi akibat kesehatan gigi yang buruk meliputi:
-
Plak dan karang gigi → Jika tidak dibersihkan, plak akan mengeras menjadi karang gigi yang sulit dihilangkan.
-
Radang gusi (gingivitis) → Peradangan gusi yang ditandai dengan kemerahan, bengkak, dan bau mulut.
-
Periodontitis → Infeksi serius yang bisa menyebabkan gigi tanggal dan menyebar ke organ tubuh lainnya.
-
Bau mulut (halitosis) → Disebabkan oleh bakteri yang berkembang pada plak dan karang gigi.
-
Infeksi serius → Jika bakteri dari mulut masuk ke aliran darah, bisa mempengaruhi jantung, ginjal, dan hati.
Dengan perawatan yang baik, masalah-masalah ini bisa dicegah sejak dini.
Tips Menjaga Kesehatan Gigi Hewan Peliharaan
1. Sikat Gigi Secara Rutin
Menyikat gigi adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan gigi hewan peliharaan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Gunakan sikat gigi khusus hewan → Jangan gunakan sikat gigi manusia karena bulunya bisa terlalu kasar.
Pilih pasta gigi khusus hewan → Jangan gunakan pasta gigi manusia karena mengandung fluoride yang beracun bagi anjing dan kucing.
Mulai secara perlahan → Jika hewan belum terbiasa, awali dengan membiarkannya menjilat pasta gigi terlebih dahulu sebelum menyikatnya secara perlahan.
Frekuensi → Idealnya, sikat gigi dilakukan setiap hari, tetapi minimal 2–3 kali seminggu.
Cara menyikat gigi yang benar:
-
Gunakan sedikit pasta gigi hewan pada sikat.
-
Sikat gigi dengan gerakan melingkar, fokus pada garis gusi.
-
Mulai dari gigi bagian depan lalu lanjutkan ke bagian belakang.
-
Lakukan dengan lembut dan perlahan agar hewan tidak stres.
Jika hewan sulit untuk disikat giginya, coba gunakan alternatif lain seperti dental wipes (tisu pembersih gigi).
2. Berikan Makanan yang Baik untuk Gigi
Jenis makanan yang diberikan juga berpengaruh pada kesehatan gigi hewan.
Makanan kering (dry food/kibble) → Membantu mengikis plak secara alami saat dikunyah.
Camilan atau snack dental → Tersedia berbagai jenis camilan yang dirancang khusus untuk membantu membersihkan gigi dan menyegarkan napas.
Mainan kunyah (chew toys) → Membantu mengurangi plak dan menjaga kesehatan gusi, terutama untuk anjing.
Hindari makanan yang terlalu lunak atau lengket karena dapat menempel di gigi dan menyebabkan pembentukan plak lebih cepat.
3. Gunakan Obat Kumur atau Gel Pembersih Gigi
Jika hewan tidak suka disikat giginya, alternatif lain yang bisa digunakan adalah obat kumur khusus hewan atau gel pembersih gigi.
Obat kumur khusus hewan → Dicampurkan ke dalam air minum dan membantu mengurangi bakteri penyebab plak dan bau mulut.
Gel pembersih gigi → Dapat dioleskan langsung ke gigi dan gusi untuk membantu mengurangi penumpukan plak.
Produk-produk ini dapat ditemukan di pet shop atau direkomendasikan oleh dokter hewan.
4. Berikan Mainan Kunyah yang Aman
Hewan peliharaan, terutama anjing, suka mengunyah benda-benda tertentu. Gunakan mainan kunyah yang dirancang khusus untuk membantu membersihkan gigi mereka.
Mainan berbahan karet alami → Membantu mengikis plak tanpa merusak gigi.
Tulang mentah besar → Jika diberikan sesekali, bisa membantu membersihkan gigi, tetapi hindari tulang kecil yang bisa pecah dan melukai mulut.
Camilan dental stick → Tersedia dalam berbagai ukuran dan bisa membantu menjaga kebersihan gigi.
Hindari mainan yang terlalu keras seperti tulang sintetis atau benda yang bisa menyebabkan gigi patah.
5. Periksa Gigi Secara Rutin ke Dokter Hewan
Meskipun sudah rutin menyikat gigi, tetap penting untuk memeriksakan gigi hewan ke dokter hewan secara berkala.
Pemeriksaan rutin → Disarankan setidaknya 1–2 kali setahun.
Pembersihan profesional → Jika karang gigi sudah terbentuk, dokter hewan bisa melakukan scaling untuk menghilangkannya.
Pembersihan gigi oleh dokter hewan sering kali dilakukan dengan anestesi ringan untuk memastikan hewan tetap tenang selama prosedur berlangsung.
Tanda-Tanda Masalah Gigi pada Hewan Peliharaan
Pemilik hewan harus waspada terhadap tanda-tanda masalah gigi yang mungkin muncul, seperti:
Bau mulut yang sangat menyengat
Gigi berwarna kuning atau kecoklatan akibat karang gigi
Gusi merah, bengkak, atau berdarah
Kesulitan mengunyah atau makan lebih lambat dari biasanya
Sering menggosok-gosokkan wajah ke benda atau menggunakan kaki untuk menggaruk mulut
Air liur berlebihan atau bercampur darah
Gigi goyang atau tanggal
Jika melihat salah satu tanda di atas, segera konsultasikan dengan dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Kesimpulan
Menjaga kesehatan gigi hewan peliharaan sangat penting untuk mencegah penyakit gigi dan gusi yang bisa berdampak pada kesehatan secara keseluruhan. Dengan menyikat gigi secara rutin, memberikan makanan yang baik untuk gigi, serta menggunakan camilan dan mainan dental, pemilik dapat membantu menjaga kebersihan gigi hewan dengan optimal.
Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan gigi secara berkala ke dokter hewan agar kesehatan gigi hewan tetap terjaga. Dengan perawatan yang baik, hewan peliharaan bisa hidup lebih nyaman, sehat, dan bebas dari masalah gigi.